ANALISIS KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan rahmat dan taufikNya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah analisis kebutuhan sarana prasarana sekolah ini dengan baik dan tepat waktu.

Makalah ini mencakup tentang bagaimana seharusnya seorang manajer sekolah mengelola sekolahnya khususnya dalam sarana dan prasarana di sekolahnya. Sehingga dengan sarana dan prasarana yang baik diharapkan prestasi belajar siswa akan meningkat.

“Tiada gading yang tak retak”, tentunya makalah ini jauh dari kata sempurna. Sehingga kami harapkan saran dan kritik para pembaca, untuk memperbaiki makalah ini. Kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca maupun penulis.

Surabaya, 19 Maret 2013

Tim Penulis

 

BAB I

Pendahuluan

1.1.            Latar Belakang

Sekolah merupakan sebuah sistem yang memiliki tujuan. Berkaitan dengan upaya mewujudkan tujuan tersebut, seringkalian masalah dapat muncul. Masalah-masalah itu dapat di kelompokan sesuai dengan tugas-tugas administratif yang menjadi tanggung jawab administrator sekolah, sehingga merupakan substansi tugas-tugas administratif kepala sekolah selaku administrator. Di antaranya adalah tugas yang di kelompokan menjadi substansi perlengkapan sekolah.

Sarana dan prasarana merupakan bagian yang menunjang proses pembelajaran. Sarana merupakan semua perangkat peralatan, bahan dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah. Sedangkan prasarana merupakan semua kelengkapan dasar yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan proses pendidikan di sekolah.

Sekolah di Indonesia mayoritas adalah sekolah konvensional yang serba sederhana sehingga sarana dan prasarana yang ada di sekolah tidak secanggih dan selengkap sarana dan prasarana sekolah di luar negeri. Pada umumnya sekolah di Indonesia menggunakan sarana dan prasarana yang sederhana seperti meja dan kursi yang tebuat dari kayu sehinnga dalam pemakaiannya tidak bertahan lama, tidak seperti sekolah di luar negeri yang sudah menggunakan peralatan dari besi sehingga penggunaanya tahan lama.

Adapun sarana dan prasarana di sekolah memiliki tingkatan kebutuhan yang berbeda sesuai dengan tingkatan pendidikan. Dalam makalah ini kami mencoba memaparkan tentang analisis kebutuhan sarana dan prasarana di sekolah.

1.2.            Rumusan Masalah

  1. Apa pengertian analisis kebutuhan sekolah?

2. Apa saja jenis-jenis kebutuhan sekolah?

3. Apa hubungan sarana prasarana dengan pembelajaran?

1.3.            Tujuan Masalah

  1. Mengetahui pengertian analisis kebutuhan sekolah
  2. Mengetahui jenis-jenis kebutuhan sekolah
  3. Mengetahui hubungan sarana prasarana dengan pembelajaran

BAB II

Isi

2.1.         Pembahasan

 

  1. A.    Pengertian Analisis Kebutuhan Sarana Prasarana Sekolah

Secara sederhana, manajemen sarana prasarana sekolah dapat didefinisikan sebagai proses kerja pendayagunaan semua perlengkapan pendidikan secara efektif dan efisien.

Analisis kebutuhan sekolah adalah mengamati dan mempelajari tentang apa saja yang menjadi kebutuhan sekolah sekarang dan di masa mendatang. Oleh karena itu analisis kebutuhan sekolah perlu di laksanakan agar pihak manajemen sekolah dapat menilai dan memberikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh sekolah tersebut sehingga dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dan menghasilkan out put dan out came berkwalitas.

Sarana dan prasarana merupakan kebutuhan yang  penting dalam sebuah sekolah, apabila sarana dan prasarana tidak terpenuhi, maka kegiatan pembelajaran tidak akan optimal.

Manajemen kebutuhan sekolah sebagai proses kerja sama pendayagunaan semua kebutuhan sekolah secara efektif dan efisien. Kebutuhan sekolah dapat dikelompokkan menjadi: sarana pendidikan, dan prasarana pendidikan. Prasarana pendidikan adalah semua perangkat kelengkapan dasar yang secara tidak langsung menunjang proses pendidikan di sekolah. Dalam pendidikan misalnnya lokasi atau tempat, bangunan sekolah, lapangan olahraga, ruang dan sebagainya. Sedangkan sarana pendidikan adalah semua perangkat peralatan, bahan dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah, seperti: ruang , buku, perpustakaan, labolatarium dan sebagainya.

Sedangkan menurut keputusan menteri P dan K No.079/1975, sarana pendidikan terdiri dari 3 kelompok besar yaitu:

1) Bangunan dan perabut sekolah

2) Alat pelajaran yang terdiri dari pembukauan dan alat-alat peraga dan labolatarium

3)Media pendidikan yang dapat dikelompokan menjadi audiovisual yang menguanakan alat penampil dan media yang tidak menggunakan alat penampil.

  1. B.     Jenis-jenis Kebutuhan Sarana Prasarana Sekolah
    1. Kantor sekolah

Kantor sekolah adalah salah satu unit pada sekolah sebagai suatu lembaga yang memiliki tugas memberikan layanan ketatausahaan demi kelancaran penyelenggaraan pendidikan. Tujuannya untuk menciptakan kemudahan bagi segenap bagian sekolah dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan demikian, fungsi utama setiap kantor sekolah adalah meringankan (facilitating function) keseluruhan bagian sekolah agar bisa melaksanakan  tugas-tugasnya secara lebih efektif dan efisien.

Dalam rangka melaksanakan fungsinya, setiap kantor sekolah perlu dilengkapi dengan sarana yang bermacam-macam. Secara garis besar sarana kantor sekolah itu dapat diklasifikasikan menjadi:

  1. Perabotan kantor sekolah

Perabotan kantor sekolah merupakan perlengkapan yang secara tidak langsung dapat digunakan dalam melakukan aktivitas ketatausahaan sekolah. jenis perabotan kantor sekolah pada dasarnya banyak sekali.

Namun paling tidak setiap kantor sekolah memiliki perabotan-perabotan tertentu yang tidak boleh tidak memang harus dimilikinya, seperti: meja kepala sekolah atau kepala bagian tatausaha sekolah, meja tulis, kursi kepala sekolah atau kepala bagian tatausaha sekolah, kursi karyawan, rak blangko dll.

  1. Bahan dan peralatan kantor sekolah

Telah ditegaskan dimuka bahwa kantor sekolah merupakan salah satu unit pada sekolah yang memiliki tugas memberikan layanan ketatausahaan sekolah. Sebagai sesuatu unit pada sekolah, kantor sekolah bertugas menghimpun, mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim, dan menyimpan keterangan atau informasi penyeleggaraan pendidikan di sekolah. beberapa kegiatan ketatausahaan pada kantor sekolah adalah membuat rekening, mengonsep surat, mengirim surat, menggandakan surat, mengarsip surat, melakukan perhitungan-perhitungan dll.

  1. Media pengajaran

Pada dasarnya sekolah-sekolah itu didirikan untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar bagi murid. Sementara ini sebagian besar proses belajar mengajar disekolah berlangsung di kelas guru-guru sekolah cenderung lebih suka mengelola proses belajar mengajar di kelas. Oleh karena perihal diatas setiap kelas di sekolah perlu dilengkapi dengan sarana belajar mengajar yang dapat digunakan guru maupun murid. Media pengajaran meliputi dari:

  1. Kelas

Kelas merupakan tempat dimana proses belajar mengajar terjadi. Dalam hubungannya dengan perabot kelas yang perlu disediakan antara lain berupa papan tulis, meja, dan kursi guri, meja dan kursi murid, LCD, papan daftar hadir murid, papan daftar piket, papan pemajangan karya murid, papan grafik pencapaian target kurikulum, papan daftar pengelompokan murid.

  1. Laboratorium

Laboratorium merupakan salah satu instrument sekolah yang dimaksudkan manunjang pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Laboratorium ada banyak macamnya, diantaranya laboratorium computer yang berisikan sejumlah computer, laboratorium bahasa yang berisi headphone, computer dan LCD laboratorium bahasa digunakan untuk menunjang pembelajaran bahasa Indonesia maupun asing agar kualitas peserta didik meningkat sesuai dengan arus global, laboratorium IPA yang beirisi bermacam macam instrument yang berhubungan dengan mata pelajaran alam, seperti mikroskop, alat alat fisika, alat-alat biologi dan lain sebagainya. Fungsi utama dari laboratorium adalah sarana untuk siswa agar dapat mempraktekkan apa yang telah dipelajari di dalam kelas sehingga teori-teori yang diberikan di dalam pembelajaran kelas dapat di aplikasikan langsung ke sasaran.

  1. Koperasi sekolah

Koperasi sekolah merupakan tempat yang menyediakan berbagai peralatan sekolah, sperti buku penunjang (paket atau lembar kerja siswa), buku tulis, peralatan tulis, seragam sekolah, dan lain-lain. Dalam sekolah kejuruan biasanya koperasi sekolah digunakan untuk media praktek siswa yang mengambil studi jurusan akuntansi atau perkantoran.

  1. Lapangan

Tempat yang berfungsi sebagai media pembelajaran dalam pelajaran olahraga, selain itu lapangan dapat difungsikan sebagai tempat melangsungkan upacara. Lapangan ada berbagai macam, diantaranya lapangan sepak bola, lapangan bulu tangkis, lapangan basket dan lain-lain.

  1. Perpustakaan sekolah

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana pendidikan dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan ssssikap murid. penyelenggaraannya memerlukan ruang khusus beserta sarananya. Semakin lengkap perlengkapannya semakin baik pula penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Ruang dan sarana yang tersedia harus ditata dan dirawat dengan baik, sehingga benar-benar menunjang penyelenggaraan sekolah secara efektif dan efisien.

Ada beberapa asas atau pedoman yang perlu diperhatikan pada waktu mendirikan gedung perpustakaan sekolah, atau dalam memilih salah satu ruang untuk kepentingan perpustakaan antara laian:

  • Fungsi utama perpustakaan sekolah adalah sebagai sumber belajar. Keberadaannya berhubungan langsung dengan proses belajar mengajar dikelas.
  • Gedung perpustakaan sekolah sebaiknya tidak jauh dari lapangan parker. Asas ini perlu dipertimbangkan khususnya pada sekolah yang luas sekali dan lebih melayani pengunjung.
  • Gedung atau ruang perpustakaan sekolah sebaiknya jauh dari kebisingan yang sekiranya menggangu ketenangan murid-murid yang sedang belajar di perpustakaan sekolah.
  • Gedung atau ruang perpustakaan sekolah sebaiknya mudah dicapai oleh kendaraan yang mengangkut buku.
  • Gedung atau ruang perpustakaan sekolah harus aman, baik dari bahaya kebakaran, kebanjiran, ataupun dari pencurian.
  • Gedung atau ruang perpustakaan sekolah sebaiknya ditempatkan di lokasi kemungkinannya mudah di perluas pade masa yang akan datang.
  1. Kantin sekolah

Kantin sekolah dikategorikan sebagai prasarana sekolah karena tidak berhubungan langsung dengan proses pembelajaran. Kantin sekolah adalah tempat dimana yang menyediakan berbagai macam makanan untuk siswa. Kantin sekolah dimaksudkan agar ketika jam istirahat siswa tidak keluar masuk halaman sekolah sehingga akan membahayakan dirinya, maka dari itu didirikanlah kantin sekolah yang menyediakan berbagai makanan bergizi yang aman dan sehat serta dapat dikonsumsi oleh siswa.

  1. Kamar mandi

Salah satu instrument prasarana lainnya adalah kamar mandi. Kamar mandi adalah instrument yang harus dimiliki oleh setiap sekolah, karena kamar mandi adalah kebutuhan dasar manusia yang tidak bias lepas dari hidupnya.

  1. C.    Hubungan Sarana Prasarana dengan Proses Pembelajaran

Jenis peralatan dan perlengkapan yang di sediakan di sekolah dan cara-cara pengadministrasiannya mempunyai pengaruh besar terhadap program mengajar–belajar. Persediaan yang kurang dan tidak memadai akan menghambat proses belajar-mengajar. Demikian pula administrasinya yang jelek akan menurangi kegunaan alat-alat dan perlengkapan tersebut, sekalipun peralatan dan perlengkapan pengajaran itu keadaannya istimewa.

Titik berat dalam hal ini adalah kepada belajar yang di kaitkan dengan masalah-masalah dan kebutuhan serta kegunaan hasil belajar nanti di dalam kehidupannya. Karena penyediaan saran pendidikan di suatu sekolah haruslah di sesuaikan dengan kebutuhan anak didik serta kegunaan hasilnya di masa-masa mendatang.

BAB III

Penutup

3.1. Kesimpulan

Dalam penelitian yang dilakukan oleh World Bank menyebutkan bahwa sarana dan prasarana sekolah tidak secara langsung mempengaruhi prestasi belajar siswa, dan kami sependapat dengan penelitian itu. Pembelajaran dapat dilakukan dimana saja tanpa mengenal waktu dan tempat, pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang mampu membawa individu kea rah yang lebih baik.

Tetapi sarana dan prasarana tidak juga tidak penting dalam pembelajaran, sarana dan prasarana juga penting untuk menunjang prestasi peserta didik. Karena sarana dan prrasarana yang baik sedikitnya akan berpengaruh pada peningkatan prestasi peserta didik. Maka seorang manajer sarana dan prasarana harus mampu menganalisis berbagai kebutuhan sarana dan prasarana tersebut

 

Daftar Rujukan

1) Bafadal Ibrahim. 2004. Manajemen Perlengkapan Sekolah. PT BUMIKARSA. Jakarta.

2) http://indostudi.blogspot.com/2011/06/manajemen-sarana-prasarana.html

About weningrosindri

Mahasiswa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s